Seti I
Seti I (berarti "Dari Dewa Set") adalah Fir'aun kedua dari Dinasti Kesembilan Belas yang memerintah pada masa Kerajaan Baru (sekitar tahun 1290–1279 SM). Menggantikan ayahnya, Ramesses I, ia dikenal luas oleh sejarawan modern sebagai salah satu penguasa pembangun terbesar yang berhasil memadukan kejeniusan strategi militer luar negeri dengan pencapaian seni arsitektur sipil paling indah di Mesir.
Pemulihan wilayah Levant, mahakarya Aula Hipostil Karnak, dan Makam KV17 meliputi:
- Kampanye Militer Pemulihan Imperium: Seti I memimpin langsung pasukan militeristik Mesir ke Asia Barat untuk merebut kembali wilayah taklukan yang sempat lepas di era Amarna. Ia memenangkan pertempuran sengit melawan perompak Shasu, menundukkan kota-kota pelintasan di Kanaan dan Suriah, serta menjadi firaun pertama dalam beberapa generasi yang berhasil bertempur dan merebut kota strategis Kadesh dari cengkeraman Kekaisaran Het.
- Pembangunan Aula Hipostil Agung Karnak: Dalam bidang teknik konstruksi, ia memprakarsai pembangunan Aula Hipostil Agung (Great Hypostyle Hall) di Kompleks Kuil Karnak. Struktur megah ini menggunakan 134 tiang kolom batu raksasa setinggi hingga 21 meter yang dihiasi dengan ukiran relief dalam (sunk relief) berkualitas tinggi, menampilkan kalkulasi matematika dan estetika tertinggi peradaban manusia.
- Makam Terindah di Lembah Para Raja (KV17): Makamnya di Lembah Para Raja (KV17) diakui sebagai makam paling panjang, dalam, dan memiliki dekorasi paling sempurna yang pernah dipahat. Dinding-dindingnya ditutupi penuh oleh teks sastra keagamaan suci dan lukisan berwarna cerah di atas media plester batu, menunjukkan pemahaman mendalam para juru tulis terhadap ilmu anatomi biologi dan astronomi bintang kuno.
Sebagai raja prajurit dan patron seni rupa sejati, kejayaan masa pemerintahan Seti I berhasil mengunci kekayaan kas negara dan meletakkan panggung keemasan bagi putranya, Ramses II (Ramses Agung).