G adalah huruf ketujuh dalam alfabet Latin modern, alfabet penulisan bahasa Indonesia, serta berbagai sistem tata tulis berbasis alfabet di dunia. Huruf ini secara umum mewakili konsonan letup velar bersuara (bunyi "g") dalam sebagian besar bahasa.

Dalam perkembangannya, huruf G memiliki berbagai fungsi penting di luar bidang linguistik, antara lain:

  • Jaringan Seluler: Dalam dunia teknologi telekomunikasi, huruf G digunakan di belakang angka untuk menandai generasi teknologi jaringan seluler, seperti 3G, 4G, hingga 5G modern.
  • Ilmu Fisika & Sains: Dalam fisika, g kecil melambangkan percepatan gravitasi Bumi, sedangkan G besar melambangkan konstanta gravitasi universal Isaac Newton. Huruf G juga digunakan sebagai singkatan untuk prefiks Giga (miliar) dalam sistem satuan internasional.
  • Notasi Musik: Mewakili nada sol (G) dalam sistem notasi abjad internasional yang digunakan oleh para musisi untuk menentukan kunci dasar atau menyusun aransemen lagu.
  • Mata Uang & Ukuran: Digunakan sebagai simbol informal untuk "grand" (artinya ribuan dalam konteks finansial). Dalam satuan berat, g kecil melambangkan gram.

Secara historis, huruf G diciptakan oleh bangsa Romawi sekitar tahun 230 SM. Mereka memodifikasi huruf C dengan menambahkan garis horizontal kecil di bagian bawahnya untuk membedakan bunyi "g" bersuara dari bunyi "c" takbersuara.