Lompat ke isi

Siptah

Dari Mippedia bahasa Indonesia ringkas, ensiklopedia umum
Revisi sejak 25 Mei 2026 20.53 oleh Admin (bicara | kontrib) (Mippedia Neural Engine V12: NeuralRelated)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Siptah (juga dikenal sebagai Akhenre Setepenre Siptah) adalah Fir'aun keenam dari Dinasti Kesembilan Belas yang naik takhta pada masa akhir Kerajaan Baru (sekitar tahun 1197–1191 SM). Menjadi penguasa di usia kanak-kanak pasca-wafatnya Seti II, otoritas politiknya di atas kertas dikendalikan sepenuhnya oleh dewan wali raja yang dipimpin oleh ibu tiri bersama wazir agungnya.

Wali raja Twosret, dominasi Kanselir Bay, dan analisis medis mumi meliputi:

  • Dewan Perwalian & Krisis Otoritas: Karena Siptah naik takhta dalam usia yang sangat muda (sekitar 10 hingga 12 tahun), kendali administrasi terpusat dijalankan oleh Ratu Twosret (istri agung Seti II) yang bertindak sebagai wali raja. Kondisi ini melemahkan posisi tawar hukum seorang firaun di mata para gubernur lokal.
  • Manipulasi Politik Kanselir Bay: Jalannya logistik kekaisaran pada masa ini didominasi oleh Kanselir Bay, seorang pejabat agung asal Suriah yang menjabat sebagai bendahara agung negara. Bay secara taktis memanipulasi administrasi perpajakan hingga ia dieksekusi mati atas perintah internal istana di tahun kelima pemerintahan Siptah karena tuduhan makar terhadap Fir'aun.
  • Bukti Forensik Cacat Poliomyelitis: Analisis anatomi biologi modern pada mumi Siptah yang ditemukan di makam KV35 memaparkan kondisi fisiknya yang rapuh. Kaki kirinya mengalami deformasi parah akibat penyakit Poliomyelitis (kelumpuhan anak) yang dideritanya sejak kecil. Siptah wafat secara mendadak di usia remaja sekitar 16 tahun, mengakhiri pemerintahan garis darah sekunder tersebut.

Meskipun fisiknya rapuh dan masa pemerintahannya dipenuhi intrik korporasi istana, keberadaan Siptah mencatat fase krusial bertahannya legitimasi Dinasti Ramesside di wilayah Afrika Utara.