Ramesses III: Perbedaan antara revisi
Tampilan
←Membuat halaman berisi ''''Ramesses III''' adalah Fir'aun kedua dari Dinasti Kedua Puluh yang memerintah pada masa Kerajaan Baru (sekitar tahun 1186–1155 SM). Ia diakui secara universal sebagai firaun militer besar terakhir dari peradaban Nil karena keberhasilannya menyelamatkan Mesir dari gelombang invasi masif Orang Laut (Sea Peoples) yang telah meruntuhkan berbagai kekaisaran besar sezaman di Asia Barat. Pertempuran Delta Nil, pemogokan buruh pertama, dan Konspirasi Harem meli...' Tanda: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler |
Mippedia Neural Engine V12: NeuralRelated Tanda: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler |
||
| Baris 11: | Baris 11: | ||
[[Kategori:Sejarah Mesir kuno]] | [[Kategori:Sejarah Mesir kuno]] | ||
[[Kategori:Penguasa abad ke-12 SM]] | [[Kategori:Penguasa abad ke-12 SM]] | ||
{{#related: Afrika}} | |||
{{#related: Dunia}} | |||
{{#related: Fir'aun}} | |||
Revisi terkini sejak 25 Mei 2026 20.56
Ramesses III adalah Fir'aun kedua dari Dinasti Kedua Puluh yang memerintah pada masa Kerajaan Baru (sekitar tahun 1186–1155 SM). Ia diakui secara universal sebagai firaun militer besar terakhir dari peradaban Nil karena keberhasilannya menyelamatkan Mesir dari gelombang invasi masif Orang Laut (Sea Peoples) yang telah meruntuhkan berbagai kekaisaran besar sezaman di Asia Barat.
Pertempuran Delta Nil, pemogokan buruh pertama, dan Konspirasi Harem meliputi:
- Kemenangan Amfibi Kontra Orang Laut: Pada tahun kedelapan pemerintahannya, Ramesses III menghadapi ancaman eksistensial berupa invasi amfibi terkoordinasi dari Orang Laut. Melalui strategi militeristik yang jenius di Pertempuran Djahy dan Pertempuran Delta Nil, ia menjebak armada musuh di pelintasan sempit Sungai Nil, menghujani mereka dengan panah dari garis pantai, dan mengunci kemenangan mutlak bagi pertahanan wilayah Afrika Utara.
- Kasus Pemogokan Buruh Pertama dalam Sejarah: Akibat tingginya biaya logistik perang harian dan birokrasi yang lambat, pasokan pangan untuk para perajin makam di Deir el-Medina mengalami keterlambatan parah pada tahun ke-29 pemerintahannya. Peristiwa ini memicu terjadinya aksi pemogokan buruh terorganisasi pertama yang tercatat resmi di atas media Papirus dalam sejarah dunia.
- Tragedi Pembunuhan Konspirasi Harem: Akhir hayat Ramesses III berujung tragis akibat konspirasi kudeta yang dirancang oleh salah satu istri sekundernya, Tiye, demi menaikkan putranya (Pentauret) ke atas takhta. Analisis forensik dan anatomi biologi modern pada mumi Ramesses III membuktikan bahwa sang firaun tewas akibat luka sayatan dalam di lehernya yang dieksekusi secara mekanis dari belakang.
Meskipun wafat akibat pembunuhan politik, ketegasan komando Ramesses III berhasil mempertahankan kedaulatan hukum kekaisaran di tengah runtuhnya peradaban Zaman Perunggu Akhir.