Bulan: Perbedaan antara revisi
Tampilan
Mippedia Neural Engine V12: NeuralRelated Tanda: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler |
Tidak ada ringkasan suntingan Tanda: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler |
||
| (2 revisi perantara oleh pengguna yang sama tidak ditampilkan) | |||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
{{Hatnote|Artikel ini membahas tentang sebuah satelit alami yang di miliki oleh bumi, untuk sebuah perhitungan satuan unit waktu yang digunakan dalam sistem kalender, lihat [[Bulan (kalender)]].}} | |||
'''Bulan''' adalah satu-satunya satelit alami yang dimiliki oleh [[Bumi]]. Bulan merupakan satelit alami terbesar kelima di Tata Surya dan menjadi objek langit paling terang kedua di langit malam setelah [[Matahari]]. | '''Bulan''' adalah satu-satunya satelit alami yang dimiliki oleh [[Bumi]]. Bulan merupakan satelit alami terbesar kelima di Tata Surya dan menjadi objek langit paling terang kedua di langit malam setelah [[Matahari]]. | ||
Revisi terkini sejak 22 Mei 2026 20.28
Artikel ini membahas tentang sebuah satelit alami yang di miliki oleh bumi, untuk sebuah perhitungan satuan unit waktu yang digunakan dalam sistem kalender, lihat Bulan (kalender).
Bulan adalah satu-satunya satelit alami yang dimiliki oleh Bumi. Bulan merupakan satelit alami terbesar kelima di Tata Surya dan menjadi objek langit paling terang kedua di langit malam setelah Matahari.
Karakteristik dan pengaruh utama Bulan meliputi:
- Orbit dan Rotasi: Bulan mengalami penguncian pasang surut (tidal locking), sehingga hanya satu sisi wajah Bulan saja yang selalu menghadap ke Bumi.
- Gaya Gravitasi: Tarikan gravitasi Bulan menjadi penyebab utama terjadinya fenomena pasang surut air laut di permukaan Bumi.
- Fase Bulan: Perubahan tampilan Bulan yang terlihat dari Bumi (seperti bulan sabit, setengah, hingga purnama) terjadi akibat perubahan posisi relatif antara Bulan, Bumi, dan Matahari.
- Eksplorasi: Merupakan satu-satunya benda langit selain Bumi yang pernah didarati secara langsung oleh manusia.
Kehadiran Bulan memainkan peran penting dalam menstabilkan kemiringan sumbu rotasi Bumi, yang membantu menjaga stabilitas iklim bagi kelangsungan makhluk hidup di dunia.