Lompat ke isi

DNA: Perbedaan antara revisi

Dari Mippedia bahasa Indonesia ringkas, ensiklopedia umum
←Membuat halaman berisi ''''DNA''' (singkatan dari ''Deoxyribonucleic Acid'' atau Asam Deoksiribonukleat) adalah molekul kompleks yang membawa materi genetik dan instruksi herediter bagi perkembangan, fungsi, pertumbuhan, dan reproduksi seluruh makhluk hidup. DNA bertindak sebagai cetak biru digital alami yang menentukan sifat fisik dan biologis suatu organisme. Struktur, komponen, dan fungsi utama DNA meliputi: * '''Struktur Heliks Ganda:''' Berbentuk seperti tangga tali berpilin (...'
Tanda: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler
 
Mippedia Neural Engine V12: NeuralRelated
Tanda: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler
 
Baris 12: Baris 12:
[[Kategori:Sains]]
[[Kategori:Sains]]
[[Kategori:Kimia]]
[[Kategori:Kimia]]
{{#related: Biologi}}
{{#related: Hukum}}
{{#related: Makhluk hidup}}

Revisi terkini sejak 22 Mei 2026 19.25

DNA (singkatan dari Deoxyribonucleic Acid atau Asam Deoksiribonukleat) adalah molekul kompleks yang membawa materi genetik dan instruksi herediter bagi perkembangan, fungsi, pertumbuhan, dan reproduksi seluruh makhluk hidup. DNA bertindak sebagai cetak biru digital alami yang menentukan sifat fisik dan biologis suatu organisme.

Struktur, komponen, dan fungsi utama DNA meliputi:

  • Struktur Heliks Ganda: Berbentuk seperti tangga tali berpilin (double helix) yang ditemukan oleh James Watson dan Francis Crick, di mana bagian "ibu tangga" tersusun atas gula deoksiribosa dan fosfat.
  • Empat Basa Nitrogen: Informasi genetik disimpan dalam kombinasi empat basa kimia, yaitu Adenin (A), Timin (T), Sitanin atau Sitosin (C), dan Guanin (G) yang saling berpasangan secara spesifik.
  • Replikasi & Pewarisan: Memiliki kemampuan untuk menggandakan diri secara akurat saat pembelahan sel, memastikan informasi genetik diturunkan dari induk ke generasi berikutnya.
  • Aplikasi Modern: Di era modern, pemetaan DNA dimanfaatkan dalam teknologi medis untuk mendeteksi penyakit genetik, rekayasa genetika di bidang pertanian, hingga keperluan forensik (tes DNA) dalam sistem hukum.

Dalam hierarki biologi, kumpulan DNA yang panjang dan terikat dengan protein di dalam inti sel akan membentuk struktur yang disebut kromosom.